Analisis Break Even Point (BEP) sebagai Alat Perencanaan Laba: Simulasi pada UMKM Kuliner

Authors

  • Josefin William Silitonga Universitas HKBP Nomensen Medan
  • Bagas Pratama Pangaribuan Universitas HKBP Nomensen Medan
  • Firman Hia Universitas HKBP Nomensen Medan
  • Hamonangan Siallagan Universitas HKBP Nommensen Medan

DOI:

https://doi.org/10.58192/ebismen.v5i1.4636

Keywords:

Break Even Point, Contribution Margin, Margin of Safety, MSMEs, Profit Planning

Abstract

This study aims to analyze the implementation of Break Even Point (BEP) as a profit planning tool for MSMEs. Many small business actors face financial instability because they plan profits based on raw estimates without distinguishing between fixed and variable costs. This research applies a qualitative method with a descriptive approach, relying on a literature review as the data collection technique. The analytical results from the simulated MSME cost structure demonstrate that the business must sell a minimum of 500 units of products to reach the break-even point. Furthermore, the Margin of Safety (MoS) calculation reveals a safety boundary of 300 units, indicating the maximum tolerable decline in sales before encountering financial loss. Additionally, a Contribution Margin of Rp10,000 per unit reflects the strong capacity of sales revenue to cover fixed costs and generate net profit. Despite its practical utility, the study highlights that BEP analysis possesses inherent limitations in short-term planning due to its rigid assumption of constant selling prices and cost structures. The implications of this research suggest that periodic evaluation is essential for MSMEs to maintain analytical accuracy amidst market fluctuations.

References

Ahlia, I. S., Sitompul, F. K., & Wijaya, I. (2025). Analisis Break Even Point dengan sensitivitas harga pada usaha budidaya tanaman nilam. Balance: Jurnal Akuntansi dan Manajemen, 4(2), 1194 sampai 1203.

Al Fatah, A., & Syarif, A. (2023). Analisis penerapan Cost Volume Profit (CVP) dalam meningkatkan laba pada Usaha Gubuk Nenas (Studi kasus riset kewirausahaan pada UMKM Gubuk Nenas di Desa Mendalo Darat). Jurnal Riset Kewirausahaan, 11(1), 25 sampai 33.

Chairunnisa, N. (2024). Analisis Break Even Point (BEP) dalam perencanaan laba pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Sate Varia 2022 (Skripsi tidak diterbitkan). Universitas Negeri.

Fatmawati, N. (2022). Analisis Break Even Point usaha pengrajin gula merah. Jurnal Agroteknologi, 1(1), 1 sampai 10.

Harahap, A. K., Siregar, A. N., & Maulana, Z. (2026). Keterbatasan Break Even Point (BEP) sebagai alat perencanaan laba jangka pendek UMKM. Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Manajemen, 4(1), 1152 sampai 1166.

Hayati, N. L., & Sumarni, I. (2025). Analisis Break Even Point (BEP) sebagai alat perencanaan laba pada UMKM Galeri Purunik Kecamatan Pugaan Kabupaten Tabalong. Jurnal Administrasi Publik dan Bisnis, 8(2), 1918 sampai 1933. https://doi.org/10.35722/japb

Husna, R. N., Syafina, L., Samri, Y., & Nasution, J. (2024). Analisis BEP dan MoS sebagai alat perencanaan laba pada UMKM di Toko Berlian Pancing. Jurnal Akuntansi dan Keuangan, 13(3), 772 sampai 782.

Lenon, J., Harahap, I., & Harahap, R. D. (2024). Analisis Break Even Point sebagai alat bantu dalam perencanaan laba pada CV. Madina Murni. Jurnal Riset Akuntansi, 2(2), 306 sampai 319.

M. L., & Nur, M. (2025). Edukasi Break Even Point (BEP) pada pelaku usaha kuliner. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(1), 72 sampai 78.

Manuho, P., Makalare, Z., Mamangkey, T., & Budiarso, N. S. (2021). Analisis Break Even Point (BEP). Jurnal Akuntansi dan Keuangan, 5(1), 21 sampai 28.

Mawikere, L. M., & Tangkuman, S. J. (2025). Penerapan Cost Volume Profit sebagai dasar perencanaan penjualan untuk laba yang diharapkan PT. Sumber Trijaya Lestari Cabang Tomohon. Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan, 1(1). https://doi.org/10.58784/mbkk.283

Nofitasari, D., & Pravitasari, D. (2024). Analisis Break Even Point sebagai perencanaan laba pada UMKM Ayca Opak Gambir di Kecamatan Kanigoro Blitar. Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Keuangan, 8(1), 1 sampai 13.

Pamungkas, E. W. (2026). Analisis perencanaan laba pada Usaha Mikro Kecil Menengah. Techno, 19(1), 1 sampai 10. https://doi.org/10.32897/techno.2025.19.1.4822

Pelu, F. I., Pangemanan, S. S., & Tirayoh, V. Z. (2021). Analysis Break Even Point as a profit planning tool at PT. Telesindo Shop Manado. Jurnal EMBA: Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi, 9(3), 554 sampai 564.

Ponomban, C. P. (2012). Analisis Break Even Point sebagai alat perencanaan laba pada PT. Tropica Cocoprima. Jurnal EMBA: Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi, 1(4), 1250 sampai 1261.

Shafira, Y., Widyasari, D., & Fauji, R. (2024). Analisis Break Even Point (BEP) sebagai perencanaan laba pada UMKM Kerupuk Asoy Rengasdengklok Karawang. Jurnal Manajemen, 7(1), 1 sampai 10.

Srivo, A., dkk. (2013). Analisa titik impas pada industri kacang olahan. Jurnal Ekonomi dan Agribisnis, 2(1), 45 sampai 55.

Downloads

Published

07-07-2026

How to Cite

Silitonga, J. W., Pangaribuan, B. P., Hia, F., & Siallagan, H. (2026). Analisis Break Even Point (BEP) sebagai Alat Perencanaan Laba: Simulasi pada UMKM Kuliner. Jurnal Ekonomi, Bisnis Dan Manajemen, 5(1), 321–335. https://doi.org/10.58192/ebismen.v5i1.4636

Similar Articles

<< < 4 5 6 7 8 9 10 11 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.