Pembangunan Wilayah Pesisir yang Berbasis Kearifan Lokal: Meningkatkan Keseimbangan Ekologi dan Sosial
DOI:
https://doi.org/10.58192/sidu.v5i3.5574Keywords:
Coastal Development, Ecological Balance, Local Wisdom, Social Balance, Sustainable DevelopmentAbstract
Indonesia's coastal areas face complex development challenges that often neglect ecological aspects and the socio-cultural values of local communities. This research examines coastal area development approaches that integrate local wisdom as a foundation for creating balance between economic growth, environmental conservation, and community social welfare. The research methodology employs a qualitative approach with case studies of coastal communities that still maintain local wisdom practices in natural resource management. Data were collected through participatory observation, in-depth interviews with community leaders, fishermen, and stakeholders, as well as analysis of coastal development policy documents. Research findings indicate that implementing local wisdom in coastal development provides significant contributions to: (1) coastal ecosystem preservation through sustainable resource management practices, (2) strengthening social cohesion and cultural identity of local communities, (3) enhancing community economic resilience through diversification of environmentally-friendly livelihoods, and (4) creating development models that are adaptive to climate change. These findings suggest that local wisdom serves not only as cultural heritage but also as practical solutions to address modern development dilemmas in coastal areas. This research recommends the need for integrating local wisdom into coastal development policies through stronger community participation mechanisms, legal recognition of traditional management systems, and capacity building of local communities in facing contemporary development challenges.
References
Adrianto, L., Matsuda, Y., & Sakuma, Y. (2021). Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Lautan Secara Terpadu. Jakarta: PT Pradnya Paramita.
Bengen, D. G. (2020). "Ekosistem dan Sumber Daya Alam Pesisir dan Laut Serta Pengelolaan Secara Terpadu dan Berkelanjutan." Dalam Prosiding Pelatihan Pengelolaan Wilayah Pesisir Terpadu. Bogor: Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan IPB.
Dahuri, R., Rais, J., Ginting, S. P., & Sitepu, M. J. (2019). Pengelolaan Sumber Daya Wilayah Pesisir dan Lautan Secara Terpadu. Jakarta: PT Pradnya Paramita.
Fauzi, A. (2020). "Ekonomi Sumber Daya Alam dan Lingkungan: Teori dan Aplikasi dalam Pengelolaan Pesisir." Jurnal Ekonomi Lingkungan, 15(2), 145-162.
Handoko, T., & Sulistiyo, B. (2021). "Implementasi Sistem Sasi dalam Pengelolaan Sumber Daya Laut di Maluku: Studi Kasus Desa Haruku." Jurnal Antropologi Indonesia, 45(3), 78-95.
Kusnadi. (2019). Jaminan Sosial Nelayan: Kajian Sosiologis Kehidupan Nelayan di Indonesia. Yogyakarta: LKiS.
Latupapua, Y. T. (2020). "Kearifan Lokal Sasi Laut dalam Pengelolaan Sumber Daya Pesisir di Kepulauan Maluku." Jurnal Manusia dan Lingkungan, 27(1), 23-34.
Mubyarto, Sutrisno, L., & Dove, M. (2018). Nelayan dan Kemiskinan: Studi Ekonomi Antropologi di Dua Desa Pantai. Jakarta: Rajawali Pers.
Nikijuluw, V. P. H. (2021). "Populasi dan Sosial Ekonomi Masyarakat Pesisir serta Strategi Pemberdayaan Mereka dalam Konteks Pengelolaan Sumber Daya Pesisir Secara Terpadu." Makalah pada Pelatihan Pengelolaan Pesisir Terpadu. Bogor: PKSPL-IPB.
Nurjaya, I. W. (2019). "Pengelolaan Sumber Daya Wilayah Pesisir dan Lautan Indonesia." Jurnal Hukum Lingkungan, 12(2), 201-218.
Patlis, J. M. (2020). "Alternatif Kebijakan Pengelolaan Kawasan Mangrove Indonesia." Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kehutanan, 8(4), 321-336.
Primyastanto, M., & Dewi, A. P. (2021). "Strategi Pemberdayaan Masyarakat Pesisir Berbasis Kearifan Lokal di Jawa Timur." Jurnal Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan, 16(1), 89-102.
Rasyid, A., & Abdullah, S. (2020). "Sistem Pallontara dalam Pengelolaan Hutan Mangrove: Studi Etnografi Masyarakat Bugis-Makassar." Jurnal Antropologi Maritim, 8(2), 156-171.
Salim, E. (2019). Lingkungan Hidup dan Pembangunan. Jakarta: Mutiara Sumber Widya.
Satria, A. (2021). Pengantar Sosiologi Masyarakat Pesisir. Jakarta: Cidesindo.
Supriharyono. (2020). Konservasi Ekosistem Sumberdaya Hayati di Wilayah Pesisir dan Laut Tropis. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Suyarto, R., & Kusmana, C. (2018). "Kearifan Lokal dalam Pengelolaan Tambak Tradisional di Pesisir Utara Jawa." Jurnal Manajemen Hutan Tropika, 24(3), 178-187.
Tuwo, A. (2021). Pengelolaan Ekowisata Pesisir dan Laut: Pendekatan Ekologi, Sosial-Ekonomi, Kelembagaan, dan Sarana Wilayah. Surabaya: Brilian Internasional.
Wahyono, A., Harsono, P., Krissetyanti, Saharuddin, Puguh, D. R., & Hikmat, A. (2019). Pemberdayaan Masyarakat Nelayan. Jakarta: Media Pressindo.
Wibowo, K., & Adiwibowo, S. (2020). "Dampak Modernisasi terhadap Pelestarian Kearifan Lokal Masyarakat Pesisir." Jurnal Sosiologi Pedesaan, 8(1), 45-59.
Zulkarnain, M. T., & Febriamansyah, R. (2021). "Integrasi Kearifan Lokal dan Teknologi Modern dalam Pembangunan Berkelanjutan Wilayah Pesisir." Jurnal Pembangunan Wilayah dan Kota, 17(2), 267-280.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Sinar Dunia: Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Ilmu Pendidikan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






