Hubungan Personal Branding Kang Dedi Mulyadi dengan Citra Publik di Tiktok sebagai Tokoh Masyarakat (Followers Tiktok)

Authors

  • Syalaisha Amani Faatiha Universitas Esa Unggul
  • Dani Vardiansyah Noor Universitas Esa Unggul

DOI:

https://doi.org/10.58192/sidu.v5i3.5477

Keywords:

Personal Branding, Public Image, Spearman Rank Correlation, TikTok, TikTok Followers

Abstract

TikTok menjadi salah satu platform media sosial yang banyak digunakan oleh tokoh publik untuk membangun personal branding dan membentuk citra publik. Kang Dedi Mulyadi merupakan salah satu tokoh publik yang aktif memanfaatkan TikTok untuk menyampaikan aktivitas, nilai, serta kedekatannya dengan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara personal branding Kang Dedi Mulyadi dengan citra publiknya sebagai tokoh publik di kalangan pengikut TikTok. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah pengikut akun TikTok Kang Dedi Mulyadi dengan sampel sebanyak 100 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dengan skala Likert empat poin dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas Kolmogorov–Smirnov, serta analisis korelasi Spearman Rank menggunakan IBM SPSS. Hasil penelitian menunjukkan koefisien korelasi sebesar 0,678 dengan nilai signifikansi 0,001, yang menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara personal branding dan citra publik. Dengan demikian, semakin kuat personal branding yang dibangun melalui TikTok, semakin positif citra publik yang terbentuk di kalangan pengikutnya. Penelitian ini berkontribusi pada kajian komunikasi, khususnya personal branding, citra publik, dan hubungan masyarakat digital.

References

Abidin, C. (2021). Mapping internet celebrity on TikTok: Exploring attention economies and visibility cultures. Cultural Science Journal, 77–103. https://doi.org/10.5334/csci.140

Ardiansyah, F., & Sinduwiatmo, K. (2023). TikTok sebagai media personal branding Melinda Rohita. Jurnal Pustaka Komunikasi. https://doi.org/10.32509/pustakom.v6i1.2586

Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches. Sage Publications.

Cutlip, S. M., Center, A. H., & Broom, G. M. (2011). Effective public relations (11th ed.). Pearson Education.

DeVito, J. A. (2016). The interpersonal communication book. Pearson Education.

Dewi, A. A. N. (2023). Pengaruh penggunaan TikTok terhadap perilaku citra diri mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi UIN Sumatera Utara. Jurnal Ilmu Sosial, 8.

Fadhil Aiman, A. S. (2025). Pengaruh konten LinkedIn Wulan Budi Asmoro terhadap personal branding followersnya. MUKASI: Jurnal Ilmu Komunikasi, 1–12. https://doi.org/10.54259/mukasi.v4i4.5514

Febriadha, A., et al. (2024). Pengaruh personal branding Komeng terhadap keputusan pemilih pemula pada Pemilu 2024. Karimah Tauhid, 1–13. https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v3i8.14833

Ghozali, I. (2018). Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS. Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Hidayat, R., & Nugroho, A. (2021). Statistik deskriptif dalam penelitian kuantitatif. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 45–54.

Hochreiter, V., Blume, C., & Loidolt, M. (2023). The Stimulus-Organism-Response (S-O-R) paradigm as a guiding principle in environmental psychology. Journal of Entrepreneurship and Business Development, 7–16. https://doi.org/10.18775/jebd.31.5001

Ishihara, Y. Y. U., & Oktavianti, R. (2021). Personal branding influencer di media sosial TikTok. Koneksi, 5(1), 1–7. https://doi.org/10.24912/kn.v5i1.10162

Jefkins, F. (1992). Public relations. Pitman Publishing.

Kaplan, A. M., & Haenlein, M. (2010). Users of the world, unite! The challenges and opportunities of social media. Business Horizons, 53(1), 59–68. https://doi.org/10.1016/j.bushor.2009.09.003

Kartikawangi, G. (2021). Two-way symmetrical communication pattern: Company strategy to build engagement through social media. Jurnal Komunikasi, 271–286. https://doi.org/10.24912/jk.v13i2.11191

Kaye, D. B. V., Chen, X., & Zeng, J. (2021). The co-evolution of two Chinese mobile short video apps: Parallel platformization of TikTok and Douyin. Mobile Media & Communication, 229–253. https://doi.org/10.1177/2050157920952120

Khedher, M. (2014). Personal branding phenomenon. International Journal of Information, Business and Management, 29–40.

Kietzmann, J. H., et al. (2011). Social media? Get serious! Understanding the functional building blocks of social media. Business Horizons, 241–251. https://doi.org/10.1016/j.bushor.2011.01.005

Kriyantono. (2023). Perilaku komunikasi dosen dan mahasiswa UB dan UUM dalam mencari informasi sebelum dan selama Pandemi Covid-19. Jurnal Ilmu Komunikasi, 21(3). https://doi.org/10.31315/jik.v21i3.10946

Lestari, A. I., Rahayu, N. N., & Setiawati, R. (2022). Efektivitas media sosial TikTok terhadap personal branding Ganjar Pranowo pada masyarakat Jawa Tengah. Jurnal Ilmu Komunikasi dan Media Sosial, 2(2). https://doi.org/10.47233/jkomdis.v2i2.347

Mahardini, D. F. (2024). Quantitative research philosophy in research methodology. Jurnal Pendidikan Mandala, 1–9. https://doi.org/10.58258/jupe.v9i4.7830

Montoya, P., & Vandehey, T. (2008). The brand called you: The ultimate brand-building and business development handbook to transform anyone into an indispensable personal brand. McGraw-Hill.

Norton, R. W. (1978). Foundations of a communicator style construct. Human Communication Research, 4, 99–112. https://doi.org/10.1111/j.1468-2955.1978.tb00600.x

Peterson, M. M. (2009). The social media bible: Tactics, tools, and strategies for business success. Wiley.

Shepherd, I. D. (2005). From cattle and Coke to Charlie: Meeting the challenge of self-marketing and personal branding. Journal of Marketing Management, 589–606. https://doi.org/10.1362/0267257054307381

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Szanto, P., Papp-Vary, A., & Radacsi, L. (2025). Research gap in personal branding. Administrative Sciences, 15(3), Article 33. https://doi.org/10.3390/admsci15040148

Utami, Y. (2023). Uji validitas dan uji reliabilitas instrumen penilaian kinerja dosen. Jurnal Sains dan Teknologi, 21–24. https://doi.org/10.55338/saintek.v4i2.730

Wulandari, A. F. (2024). Personal branding dan media sosial. Jurnal Penelitian Multidisiplin Terpadu, 12.

Yu, S., & Zhang, H. C. (2024). Consumer behavior based on the SOR model. BioResources, 19(2), 2639–2659. https://doi.org/10.15376/biores.19.2.2639-2659

Yusup, F. (2018). Uji validitas dan reliabilitas instrumen penelitian kuantitatif. Jurnal Tarbiyah, 7(1), 17–23. https://doi.org/10.18592/tarbiyah.v7i1.2100

Downloads

Published

2026-09-22

How to Cite

Syalaisha Amani Faatiha, & Dani Vardiansyah Noor. (2026). Hubungan Personal Branding Kang Dedi Mulyadi dengan Citra Publik di Tiktok sebagai Tokoh Masyarakat (Followers Tiktok). Sinar Dunia: Jurnal Riset Sosial Humaniora Dan Ilmu Pendidikan, 5(3), 153–173. https://doi.org/10.58192/sidu.v5i3.5477