Akibat Hukum Keterlambatan Pembayaran Klaim Asuransi Pendidikan oleh AJB Bumiputera 1912
Analisis Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2014 Tentang Perasuransian dan KuhPerdata
DOI:
https://doi.org/10.58192/sidu.v5i1.5111Keywords:
AJB Bumiputera 1912, Breach of Contract, Educational Insurance, Insurance Claims, Legal Protection.Abstract
This study aims to analyze the legal regulation governing the obligation to pay educational insurance claims and the legal consequences of delayed claim payments by AJB Bumiputera 1912 based on Law Number 40 of 2014 concerning Insurance and the Indonesian Civil Code. This research employed a normative legal research method using statutory and conceptual approaches. Legal materials consisted of primary, secondary, and tertiary legal sources collected through library research and analyzed qualitatively. The findings indicate that the obligation to pay insurance claims constitutes a contractual performance that must be fulfilled by the insurer in accordance with the insurance policy, Law Number 40 of 2014 concerning Insurance, and regulations issued by the Financial Services Authority. The delay in claim payment by AJB Bumiputera 1912 constitutes a breach of contract because the insurer failed to perform its contractual obligation within the agreed period. Consequently, the company may incur civil liability in the form of claim fulfillment and compensation, as well as administrative sanctions imposed by the Financial Services Authority. The study concludes that Indonesia's legal framework provides adequate protection for policyholders; however, its effectiveness depends on the insurer's compliance with contractual obligations and effective regulatory supervision.
References
Andina Librianty. (2021, August 31). Pengamat: Kasus Bumiputera sudah ada sejak 1997. Liputan6.https://www.liputan6.com/bisnis/read/4645890/pengamat-kasus-bumiputera-sudah-ada-sejak-1997?page=2
Christine S. T. Kansil, & Sulistio, F. A. (2024). Analisis elemen-elemen penting dalam asuransi berdasarkan Undang-Undang No. 40 Tahun 2014. MANTAP: Journal of Management Accounting, Tax and Production, 2(1). https://doi.org/10.57235/mantap.v2i1.1600
Djuariah, G. Y. A. (2024). Buku bahan ajar hukum asuransi dan jaminan sosial ketatanegaraan. Deepublish Digital.
Esther Masri, Hirwansyah, & Al Adwiah, R. (2021). Mengenal dan memahami perjanjian dalam asuransi jiwa. Deepublish Publisher.
Hasim Purba. (2022). Hukum perikatan dan perjanjian. Sinar Grafika.
Hilem, M. K. (2025). Analisis pelanggaran asas pacta sunt servanda dalam kasus gagal bayar PT Asuransi Jiwasraya terhadap perlindungan hukum bagi pemegang polis (Skripsi, Fakultas Hukum Universitas Nusa Cendana).
Hj. Muskibah. (2022). Hukum perjanjian di Indonesia. Deepublish.
Indonesia. (1847). Kitab Undang-Undang Hukum Dagang (Wetboek van Koophandel).
Indonesia. (1847). Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (Burgerlijk Wetboek).
Indonesia. (2014). Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2014 tentang Perasuransian. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 337.
Indonesia. (2020). Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 38/POJK.05/2020 tentang Perubahan atas Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 69/POJK.05/2016 tentang Penyelenggaraan Usaha Perusahaan Asuransi, Perusahaan Asuransi Syariah, Perusahaan Reasuransi, dan Perusahaan Reasuransi Syariah.
Indonesia. (2023). Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan.
Iwanti. (2022). Akibat hukum wanprestasi serta upaya hukum wanprestasi berdasarkan undang-undang yang berlaku. The Juris. http://ejournal.stih-awanglong.ac.id/index.php/juris/article/view/601
Junaedy Ganie. (2023). Hukum asuransi Indonesia. Sinar Grafika.
Khairul Umam. (2025). Metodologi penelitian hukum integratif. CV Mitra Sentosa.
Maria Farida Indrati. (2021). Hukum perjanjian di Indonesia. Kanun Publishing.
Muhamad Sadi. (2024). Hukum perdata. CV Intelektual Manifes Media.
Muhammad Arif. (2024). Tinjauan kepastian hukum terhadap pemegang polis asuransi unit link berdasarkan hukum positif di Indonesia. Syntax Literate, 9(9). https://doi.org/10.36418/syntax-literate.v9i9.16519
Parera, A. (2022). Perlindungan hukum bagi pemegang polis akibat wanprestasi terkait dengan perjanjian baku dalam polis asuransi jiwa. Penerbit Andi.
Prakoso, D., & Murtika, I. K. (2004). Hukum asuransi Indonesia (Cetakan ke-5). PT Rineka Cipta.
Puspadini, M. (2024, June 28). OJK tegur AJB Bumiputera, pengumuman bayar klaim tidak transparan.CNBCIndonesia.https://www.cnbcindonesia.com/market/20240628090848-17-550105/ojk-tegur-ajb-bumiputera-pengumuman-bayar-klaim-tidak-transparan
Saldi Isra. (2023). Hukum asuransi dan reasuransi di Indonesia: Regulasi OJK, prinsip, dan aplikasi. Penerbit Akademik.
Santri, S. H. (2024). Penerapan asas keadilan pada perjanjian asuransi dalam upaya memberikan perlindungan hukum terhadap pemegang polis. UIR Law Review. https://journal.uir.ac.id/index.php/uirlawreview/article/view/15691
Septianita, K. E., & Lestari, S. (2024). Tinjauan yuridis mengenai klaim asuransi jiwa yang tidak dibayarkan oleh Asuransi Jiwa Bersama Bumiputera 1912. Amicus: Jurnal Ilmu Hukum, 1(2). https://doi.org/10.25105/amicus.v1i2.19753
Soekanto, S., & Mamudji, S. (2021). Penelitian hukum normatif: Suatu tinjauan singkat. Rajawali Pers.
Suryanto. (2022). Metode penelitian hukum: Pengantar penelitian normatif, empiris, dan gabungan. Unigres Press.
Untari, P. H. (2023, September 5). Gagal bayar, AJB Bumiputera 1912 kembali diajukan ke pengadilan.Bisnis.com.https://finansial.bisnis.com/read/20230905/215/1691470/gagal-bayar-ajb-bumiputera-1912-kembali-diajukan-ke-pengadilan
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Sinar Dunia: Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Ilmu Pendidikan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






