Implementasi Peraturan Daerah Kabupaten Manggarai Timur Nomor 6 Tahun 2012 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Tahun 2011-2031
Studi Pemeliharaan Fasilitas Kawasan Hutan Mangrove di Kelurahan Kota Ndora Kecamatan Borong Kabupaten Manggarai Timur
DOI:
https://doi.org/10.58192/sidu.v5i2.4956Keywords:
Facility Maintenance, Implementation, Mangrove Forest Area, Regional Regulation, Spatial PlanningAbstract
The mangrove forest area in Kota Ndora Village, Borong District, East Manggarai Regency has experienced significant deterioration of public facilities, indicating a gap between the implementation of spatial planning policies and field conditions. This study aims to analyze the implementation of East Manggarai Regency Regional Regulation Number 6 of 2012 concerning the 2011–2031 Regional Spatial Plan in maintaining mangrove forest facilities and to identify the factors influencing its implementation. The research employed a normative legal approach supported by empirical (socio-legal) research. Data were collected through field observations, document analysis, and in-depth interviews with representatives of the Environmental Agency, Regional House of Representatives (DPRD), Kota Ndora Village Government, and community leaders. The data were analyzed using a descriptive qualitative method. The findings indicate that the implementation of the Regional Regulation has not been effective, as reflected by the discrepancy between budget allocation and the physical condition of the facilities. The main constraints include weak asset management, limited budget allocation for maintenance, delays in regulatory revision, and low public legal awareness. Strengthening institutional coordination, improving budget priorities, and encouraging community participation are essential to achieving sustainable mangrove conservation and spatial planning.
References
Bengen, D. G. (2002). Sinopsis ekosistem dan sumber daya alam pesisir. IPB Press.
Fauzi, A. (2019). Otonomi daerah dalam kerangka mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan daerah yang baik. Spektrum Hukum, 16(1). https://doi.org/10.35973/sh.v16i1 (tambahkan DOI apabila tersedia).
Firmasyah. (2023). Evaluasi dan efektivitas implementasi kebijakan tata ruang. Indonesia Emas Group.
Hendra Sudrajat, Suharyanto, & Rahman, A. (2024). Otonomi daerah dan good governance. CV Mitra Mandiri Persada.
Indriyanto. (2010). Pengantar budi daya hutan. PT Bumi Aksara.
Juniarto, & Achmad. (2016). Hukum tata ruang dalam konsep kebijakan otonomi daerah (Cetakan ke-3). Nuansa Cendekia.
Kusmana, C. (2014). Ekologi mangrove. IPB Press.
Marzuki, P. M. (2005). Penelitian hukum. Universitas Airlangga Press.
Monteiro, J. M. (2023). Hukum pemerintahan daerah. Pustaka Yustisia.
Monteiro, J. M. (2023). Metode penelitian dan penulisan hukum. Setara Press.
Mulkan, H., & Aprita, S. (2023). Hukum otonomi daerah. Mitra Wacana Media.
Peraturan Daerah Kabupaten Manggarai Timur Nomor 6 Tahun 2012 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Manggarai Timur Tahun 2011–2031.
Pratitis, S., & Khalid, Z. (2020). Pelestarian hutan mangrove ditinjau dari perspektif hukum di kawasan Pantai Labu Kabupaten Deli Serdang. Jurnal Perspektif Hukum, 1(2).
Refli, D., dkk. (2023). Analisis tingkat kerusakan hutan mangrove di wilayah pesisir Pantai Borong, Kelurahan Kota Ndora, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur. Jurnal Biotropika Sains, 20(2).
Rustiadi, E. (2011). Perencanaan dan pengembangan wilayah. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
Siagian, S. P. (2014). Administrasi pembangunan: Konsep, dimensi, dan strateginya. PT Bumi Aksara.
Soekanto, S. (2007). Faktor-faktor yang memengaruhi penegakan hukum. RajaGrafindo Persada.
Sutaryono. (2015). Hukum penataan ruang dalam konteks otonomi daerah. STPN Press.
Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 244, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5587).
Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 68, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4725).
Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1999 Nomor 167, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3888).
Utomo, B., dkk. (2017). Strategi pengelolaan hutan mangrove di Desa Tanggul Tlare, Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara. Jurnal Ilmu Lingkungan, 15(2).
Wowor, B., dkk. (2024). Perlindungan hukum terhadap hutan mangrove di Indonesia dalam perspektif hukum lingkungan. Lex Administratum, 12(5).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Sinar Dunia: Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Ilmu Pendidikan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






