Analisis Hukum Pembebasan Tanah Berdasarkan UU No. 2 Tahun 2002 untuk Pembangunan Ibu Kota Nusantara serta Dampaknya terhadap Hak Masyarakat Lokal dan Adat

Authors

  • Dony Giatman Universitas Riau Kepulauan
  • Parningotan Malau Universitas Riau Kepulauan

DOI:

https://doi.org/10.58192/sidu.v5i2.4269

Keywords:

Indigenous Rights, Land Acquisition, Legal Protection, Nusantara National Capital, Social Justice

Abstract

The development of the Nusantara National Capital (IKN) is a strategic government policy aimed at promoting equitable national development, reducing the burden on Jakarta, and establishing a more sustainable center of governance. However, its implementation raises complex legal issues, particularly in land acquisition processes that directly affect the rights of local and indigenous communities. This study analyzes the legal aspects of land acquisition for IKN development and examines its impact on the protection of affected communities’ rights using a normative juridical method with statutory, conceptual, and descriptive approaches through literature review. The findings show that although legal frameworks such as the Basic Agrarian Law, Law No. 2 of 2002 on Land Acquisition, and Presidential Regulation No. 65 of 2022 exist, their implementation still faces challenges, including weak recognition of customary land rights, lack of transparency, inadequate compensation, and limited participation of indigenous peoples in decision-making. The dualism between state law and customary law also creates legal uncertainty for communities without formal land ownership evidence. Therefore, a more just, participatory, and transparent land acquisition mechanism is necessary to ensure that IKN development upholds the rights of local and indigenous communities while supporting social justice and sustainable national development.

References

Adriani Nur Andita, W., Muti Rahmah, I., & Nurul Anggraeni, F. (2023). Analisis perubahan lahan pada wilayah inti Ibu Kota Negara (IKN) di Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur tahun 2019 dan tahun 2023 menggunakan sistem informasi geografis (SIG). Jurnal Sains Geografi, 1(1), 91–103. https://doi.org/10.2210/jsg.vx1ix.xxx

Amal, B., & Sulistyawan, A. Y. (2022). Dinamika ketatanegaraan pemindahan ibu kota negara Indonesia dalam perspektif hukum. Masalah-Masalah Hukum, 51(4), 346–354. https://doi.org/10.14710/mmh.51.4.2022.346-354

Andri Pranata, T. (2024). Peran pemerintah dalam pemberian bantuan hukum bagi masyarakat dalam proses pemberian uang ganti rugi pengadaan tanah di Ibu Kota Nusantara (IKN) yang dititip di pengadilan (konsinyiasi). Journal of Law and Nation (JOLN), 3(4), 1014–1026.

Andrian, A., Satiaputra, N., Silvia, C., Christina, P., Butar, N. B., Prabowo, B., Oktovione, R., & Bestari, P. (2024). Analisis hukum pembangunan berkelanjutan Ibu Kota Nusantara (IKN) dalam manajemen risiko pengembalian investasi asing. Unes Law Review, 7(1), 360–371. https://review-unes.com/index.php/law/article/view/2314/1905

Cahya, R., Rerung, G., Sudiar, S., Studi, P., Hubungan, I., Ilmu, I., Fakultas, P., & Politik, I. (2025). Dampak pembangunan ibu kota negara (IKN) terhadap keberlanjutan program pendanaan REDD+ di Provinsi Kalimantan Timur. EJournal Ilmu Hubungan Internasional, 13(3), 689–700.

Elrika, E., & Djaja, B. (2025). Legal review of land acquisition from indigenous peoples in the Nusantara Capital City (IKN) project. Academia Open, 10(2). https://doi.org/10.21070/acopen.10.2025.12935

Haq, A. S., Samudra, A. A., Satispi, E., & Jakarta, U. M. (2025). Implementasi kebijakan penyelesaian konflik agraria pengadaan tanah untuk pembangunan Ibu Kota Negara Nusantara. Sospol: Jurnal Sosial Politik, 175–191. https://doi.org/10.22219/jurnalsospol.v11i2.40844

Harta, R., Mulyana, Y., Agusdiana, B., Andri, Y., & Arma, N. A. (2024). Implementasi kebijakan pembangunan infrastruktur ibu kota negara. Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik, dan Humaniora, 8(4), 1783. https://doi.org/10.31604/jim.v8i4.2024.1783-1790

Hidayat, T. (2022). Kapital sosial IKN sebagai “Zamrud Khatulistiwa” melalui potensi sosio-demografi menuju knowledge based society. Politeknik Keuangan Negara STAN.

Jawa, D., Malau, P., & Ciptono, C. (2024). Tantangan dalam penegakan hukum tindak pidana korupsi di Indonesia. Jurnal USM Law Review, 7(2), 6–7.

Kurniawan, R. F., Ulfa, M., Gusniar, M., & Sheraphim, G. K. (2024). Analisis crowdfunding sebagai alternatif pembiayaan pembangunan infrastruktur dalam proyek Ibu Kota Nusantara. Economics and Digital Business Review, 5(1), 387–393.

Malau, E. M., & Malau, P. (2024). Tindak pidana khusus dan tautannya dengan KUHP nasional (UU No. 1 Tahun 2023). Zifatama Jawara.

Malau, P. (2023a). Buku ajar filsafat hukum. Cakra.

Malau, P. (2023b). Tinjauan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru 2023. AL-MANHAJ: Jurnal Hukum dan Pranata Sosial Islam, 5(1), 837–844. https://doi.org/10.37680/almanhaj.v5i1.2815

Malau, P. (2024). Hukum pidana di era digital. CV Rey Media Grafika.

Moch Keizar Arrasyid W., A. Z., Revanda Rizka, & Hudzaifah Yuda Hasevi. (2023). Analisis yuridis UU Omnibus Law ketenagakerjaan klaster pengadaan tanah terkait dengan ibu kota negara. Nusantara: Jurnal Pendidikan, Seni, Sains dan Sosial Humaniora, 1(September), 1–17. https://doi.org/10.11111/nusantara.xxxxxxx

Permadi, I., Dungga, W. A., & Arshad, A. (2025). Ensuring indigenous people’s rights protection through normative law in land acquisition for Indonesia’s new national capital city, Nusantara. Jambura Law Review, 7(1), 30–54. https://doi.org/10.33756/jlr.v7i1.24930

Peter Mahmud Marzuki. (2005). Penelitian hukum. Kencana.

Rifka Alkhilyatul Ma’rifat, I. M. S., & Iryanto Irvan Jaya. (2024). Hukum dan pembangunan (Vol. 2).

Romli, A. (2017). Administrasi dan pembangunan nasional. Book, 3(1), 1–26.

Rosalina, D., & Malau, P. (2026). Pergeseran paradigma moral dalam KUHP nasional: Analisis filosofis dan implikasi yuridis. Takuana: Jurnal Pendidikan, Sains, dan Humaniora, 4(4), 1760–1768. https://doi.org/10.56113/takuana.v4i4.382

SA, G. S., & Sunuantari, M. (2025). Analisis framing pemberitaan kesiapan infrastruktur Ibu Kota Nusantara di #SobatNusantara. Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat (SENDAMAS), 4(1), 113. https://doi.org/10.36722/psn.v4i1.3521

Safik, A., & Ewinda, M. (2023). Pengelolaan tanah di Ibu Kota Negara IKN. Jurnal Hukum dan Kesejahteraan, 8(2), 50. https://doi.org/10.36722/jmih.v8i2.2307

Sudirman, D. M., & Djaja, B. (2024). Perlindungan hukum bagi masyarakat lokal yang menolak hak tanahnya diambil alih untuk pembangunan Ibu Kota Nusantara. Jurnal Global Ilmiah, 2(2), 957–963.

Syaban, A. S. N., & Appiah-Opoku, S. (2023). Building Indonesia’s new capital city: An in-depth analysis of prospects and challenges from current capital city of Jakarta to Kalimantan. Urban, Planning and Transport Research, 11(1). https://doi.org/10.1080/21650020.2023.2276415

Tasya Najwa. (2024). Kebijakan pemindahan Ibu Kota Nusantara (IKN) perspektif pembangunan berkelanjutan berwawasan lingkungan. Savana: Indonesian Journal of Natural Resources and Environmental Law, 1(1), 122–132.

Teo, H. C., Lechner, A. M., Sagala, S., & Campos-Arceiz, A. (2020). Environmental impacts of planned capitals and lessons for Indonesia’s new capital. Land, 9(11), 1–17. https://doi.org/10.3390/land9110438

Wahyuningsih, A. (2022). Pencegahan konflik agraria dalam proses pembangunan ibu kota negara: Pengadaan tanah berkeadilan. Jurnal Lex Renaissance, 7(4), 675–690. https://doi.org/10.20885/jlr.vol7.iss4.art1

Wanda Putri Dzakiah, M. Sudirman, & Benny Djaja. (2025). Upaya perlindungan hukum terhadap dampak pembangunan Ibu Kota Nusantara terhadap kepemilikan tanah masyarakat lokal. Mahkamah: Jurnal Riset Ilmu Hukum, 2(3), 100–111. https://doi.org/10.62383/mahkamah.v2i3.677.

Downloads

Published

2026-05-12

How to Cite

Dony Giatman, & Parningotan Malau. (2026). Analisis Hukum Pembebasan Tanah Berdasarkan UU No. 2 Tahun 2002 untuk Pembangunan Ibu Kota Nusantara serta Dampaknya terhadap Hak Masyarakat Lokal dan Adat. Sinar Dunia: Jurnal Riset Sosial Humaniora Dan Ilmu Pendidikan, 5(2), 01–11. https://doi.org/10.58192/sidu.v5i2.4269