Analisis Kesenjangan Produksi Penambangan Bauksit di Bukit 30 terhadap Target Bulan Mei Berdasarkan Efisiensi Kinerja Operasional pada PT ANTAM Tbk. UBPB Tayan, Kabupaten Sanggau
DOI:
https://doi.org/10.58192/ocean.v5i3.5656Keywords:
Bauxite, Concretion Factor, Ore Getting, Washing Unit, Work EfficiencyAbstract
PT ANTAM Tbk. Unit Bisnis Pertambangan Bauksit Tayan menetapkan target produksi Bauksit Cuci (WBx) sebagai patokan bulanan untuk setiap pabrik pencucian. Studi deskriptif kuantitatif ini menganalisis realisasi perolehan bijih dan hari operasi yang memenuhi target, kinerja teknis Pabrik Pencucian 6 (WP 6) Bukit 30, faktor-faktor yang mengurangi produktivitas, dan simulasi waktu kerja efektif untuk mencapai target Mei 2026 sebesar 40.195 ton WBx. Perolehan bijih dari garis depan pertambangan ke WP 6-8 hanya mencapai 75.556 ton, atau 58,72% dari rencana yang setara dengan 13 hari operasi. WP 6 beroperasi selama 13 dari 31 hari kalender dan menghasilkan 12.568,07 ton WBx (31,27% dari target; kekurangan sebesar 27.626,93 ton); hanya tanggal 21 Mei dan 29 Mei yang memenuhi target harian. Faktor konkresi tertimbang adalah 37,74%, efisiensi kerja 50,60%, Pemanfaatan Efektif 52,96%, dan laju umpan aktual 253,09 ton/jam. Kendala dominan adalah siaga normalisasi kolam pengendapan, aktivitas masyarakat, kolam yang terisi lumpur, perbaikan trommel dek ganda, dan perbaikan panel listrik. Simulasi 29 hari menunjukkan target dapat dicapai dengan waktu kerja efektif minimum 14,51 jam/hari (efisiensi 72,55%) pada laju umpan aktual, atau 15,86 jam/hari (79,31%) pada laju umpan minimum 231,53 ton/jam; pada laju umpan aktual dan efisiensi 79,31%, produksi mencapai sekitar 43.937 ton (109,31%). Pencapaian target lebih bergantung pada kontinuitas pasokan dan waktu kerja efektif daripada pada laju umpan yang lebih tinggi.
References
Bagaskara, R. (2018). Kajian teknis unit pencucian bauksit di PT ANTAM (Persero) Tbk. UBPB Tayan, Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau, Provinsi Kalimantan Barat [Skripsi, Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta].
Dirgantara, L. D., Misdiyanta, P., & Rande, S. A. (2020). Kajian teknis pencucian bauksit pada Washing Plant 1 untuk memenuhi target produksi di PT CMI (Tbk.) Site Air Upas. Mining Insight, 1(2), 211–220.
Drzymała, J. (2007). Mineral processing: Foundations of theory and practice of minerallurgy. Oficyna Wydawnicza Politechniki Wrocławskiej.
Elisa, R. A. F. (2025). Kajian teknis unit pencucian bauksit untuk optimalisasi target produksi PT ANTAM Unit Bisnis Pertambangan Bauksit Kabupaten Sanggau Provinsi Kalimantan Barat [Naskah skripsi tidak diterbitkan].
Fadhila, D., Nirmala, A., & Sutrisno, H. (2021). Kajian teknis pencucian bauksit pada Washing Plant guna meningkatkan produksi di PT Dinamika Sejahtera Mandiri, Desa Teraju, Kecamatan Toba, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat. JeLAST: Jurnal Teknik Kelautan, PWK, Sipil, dan Tambang, 8(2). https://doi.org/10.26418/jelast.v8i2.47908
Gunawan, R., & Valk, C. B. C. (1972). Catatan tentang geologi laterit aluminous Kalimantan Barat, Indonesia. Buletin Lembaga Geologi dan Pertambangan Nasional, (4), 29–36.
Hutriayu, R., & Octova, A. (2020). Perencanaan armada menggunakan metode Monte Carlo dengan pendekatan cycle time di PT ANTAM Tbk., UBP Bauksit Tayan, Kalimantan Barat. Bina Tambang, 5(2), 113–124. https://doi.org/10.24036/bt.v5i2.107826
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia. (2018). Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia Nomor 1827 K/30/MEM/2018 tentang pedoman pelaksanaan kaidah teknik pertambangan yang baik.
Kurniansyah, F. (2022). Analisis ketercapaian produktivitas bauksit ore getting terhadap produktivitas Washing Plant PT Jaga Usaha Sandai (PT JUS) Site Sandai di Kecamatan Sandai, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat. Jurnal Bina Tambang, 7(2).
Murray, H. H. (2003). Bauksit dan alumina. Dalam Industrial clays: Case studies [Studi kasus tanah liat industri]. UNESCO-EOLSS Publisher.
Pamudia, M. A. (2022). Kajian teknis unit pencucian bauksit (Washing Plant) PT Dinamika Sejahtera Mandiri, Kecamatan Toba, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat [Skripsi, Institut Teknologi Nasional Yogyakarta].
Plunkert, P. A. (2004). Bauksit dan alumina. Dalam Minerals yearbook. U.S. Geological Survey.
Prodjosumarto, P. (1993). Pemindahan tanah mekanis. Jurusan Teknik Pertambangan, Institut Teknologi Bandung.
Prodjosumarto, P. (1996). Pemindahan tanah mekanis. Jurusan Teknik Pertambangan, Institut Teknologi Bandung.
Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Mineral. (2005). Bauksit: Sumber daya, pengolahan, dan pemanfaatannya. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.
Republik Indonesia. (2025). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2025 tentang perubahan keempat atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara.
Sullivan, J. W., Hill, R. M., & Sullivan, J. F. (1992). Peran trommel dalam pemulihan sumber daya. Dalam Proceedings of the National Waste Processing Conference 1992 (hlm. 1–8).
Supriatna, S., Margono, U., Sutrisno, Pieters, P. E., & Langford, R. P. (1993). Peta geologi Lembar Sanggau, Kalimantan. Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi.
Tenriajeng, D. I. (2003). Pemindahan tanah mekanis. Gunadarma.
Tibas, P., Isjudarto, A., & Sidiq, H. (2020). Peningkatan produksi Washing Plant dengan meminimalisir waktu loose time pada Washing Plant PT ANTAM Resourcindo UBP Bauksit Tayan. Mining Insight, 1(2), 245–252.
Valeton, I. (1972). Bauxite. Elsevier Scientific Publishing Company.
Wills, B. A., & Finch, J. A. (2016). Wills’ mineral processing technology: An introduction to the practical aspects of ore treatment and mineral recovery (Edisi ke-8). Butterworth-Heinemann. https://doi.org/10.1016/B978-0-08-097053-0.00001-7
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ocean Engineering : Jurnal Ilmu Teknik dan Teknologi Maritim

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






