Strategi Pendidik dalam Mengoptimalkan Stimulasi Tumbuh Kembang Anak Usia Dini di Tengah Tantangan Era Digital
DOI:
https://doi.org/10.58192/insdun.v4i4.3877Keywords:
digital era, early childhood, Early Childhood Educators, growth development stimulation, learning strategiesAbstract
The digital era brings great opportunities for improving the quality of learning, but it also presents challenges in the form of dependence on gadgets, reduced social interaction, and the risk of exposure to age-inappropriate content. This study uses a qualitative descriptive approach based on a literature review by analyzing various theoretical sources and previous research findings. The results of the study show that educators need to implement learning strategies that balance digital and non-digital activities so that all aspects of children's development cognitive, language, motor, socio-emotional, and moral can be optimally stimulated. Effective strategies include play-based learning, project-based learning, integration of educational digital media, collaboration with parents, and the creation of a learning environment rich in stimulation. By applying these strategies, children not only develop intellectually but also build character, creativity, and social skills. The key. Improving educators' digital literacy and active supervision from parents are the keys to the success of adaptive and humanistic early childhood education in the digital era.
References
Ananda, R., & Dwiningsih, S. (2022). Pembelajaran berbasis proyek dalam pendidikan anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 9(2), 112-123.
https://doi.org/10.32665/abata.v2i2.881
Badan Pusat Statistik. (2022). Statistik penggunaan teknologi digital pada anak usia dini di Indonesia. Jakarta: BPS RI.
Fitriani, N. (2023). Pemanfaatan media digital interaktif dalam pembelajaran anak usia dini. Jurnal Teknologi Pendidikan Anak, 5(1), 45-56.
https://doi.org/10.17509/cd.v5i2.10498
Hartati, S. (2022). Penciptaan lingkungan belajar seimbang di PAUD antara media digital dan permainan tradisional. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 8(3), 201-210.
Hidayat, A., & Fadillah, R. (2022). Dampak penggunaan media digital terhadap perkembangan sosial emosional anak usia dini. Jurnal Psikologi Perkembangan, 4(1), 55-68.
https://doi.org/10.56872/elathfal.v1i01.273
Hurlock, E. B. (2020). Psikologi perkembangan anak (Edisi ke-6). Jakarta: Erlangga.
Kautsar, M., & Julaiha, S. (2023). Supervisi akademik untuk peningkatan kompetensi guru PAUD di era digital. Jurnal Manajemen Pendidikan, 7(2), 88-97.
Kemendikbud. (2021). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Pedoman stimulasi tumbuh kembang anak usia dini. Jakarta: Kemenkes RI.
Kementerian Komunikasi dan Informatika. (2022). Laporan literasi digital bagi pendidik anak usia dini. Jakarta: Kemenkominfo RI.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2023). Pendidikan karakter anak usia dini di era digital. Jakarta: Kemdikbudristek RI.
Lestari, D. (2023). Peran kegiatan ekspresi diri dalam pengembangan kreativitas anak usia dini. Jurnal Kreativitas Anak, 6(2), 98-107.
Marlina, R. (2022). Kegiatan eksploratif sebagai sarana stimulasi motorik anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak, 10(1), 34-42.
Muharam, A., Fitriyani, L., & Hasanah, R. (2023). Evaluasi manajemen PAUD untuk peningkatan mutu layanan pendidikan. Jurnal Administrasi Pendidikan, 5(3), 142-156.
Mulyasa, E. (2019). Manajemen PAUD berbasis mutu. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Papalia, D. E., & Feldman, R. D. (2021). Human development (14th ed.). New York: McGraw-Hill.
Piaget, J. (2018). The psychology of the child. New York: Basic Books.
Putri, N., & Lili, R. (2021). Pengaruh intensitas penggunaan gadget terhadap perilaku anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak, 8(2), 56-67.
Rohayani, T. (2023). Pendekatan blended learning untuk PAUD di era digital. Jurnal Inovasi Pendidikan Anak, 4(1), 23-35.
Saepudin, A. (2019). Metode penelitian deskriptif analitis dalam kajian pendidikan. Bandung: Alfabeta.
Santrock, J. W. (2019). Life-span development (17th ed.). New York: McGraw-Hill Education.
Septiani, D. (2021). Pengaruh penggunaan gadget terhadap perkembangan anak usia di bawah dua tahun. Jurnal Kesehatan Anak, 3(2), 89-98.
Susanto, A. (2023). Pembelajaran berbasis bermain dalam pengembangan potensi anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 11(1), 44-53.
https://doi.org/10.37985/murhum.v3i1.65
Suyadi, & Ulfah, M. (2022). Bermain peran sebagai metode pembentukan karakter sosial anak usia dini. Jurnal Pendidikan Moral dan Karakter, 4(2), 66-77.
https://doi.org/10.52484/al_athfal.v4i2.258
Suyadi. (2021). Psikologi perkembangan anak usia dini. Yogyakarta: Prenadamedia Group.
Suyadi. (2023). Transformasi pendidik digital visioner di era teknologi pendidikan anak usia dini. Jurnal Inovasi PAUD, 5(1), 1-12.
UNICEF. (2019). Early childhood development in Indonesia. Jakarta: UNICEF Indonesia.
UNICEF. (2020). Digital technology and early childhood development: Global report. New York: UNICEF.
UNICEF. (2023). Children and digital media use: Global statistics and recommendations. New York: UNICEF.
Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes. Cambridge, MA: Harvard University Press.
Wahyuni, N. (2023). Kolaborasi guru dan orang tua dalam mendukung perkembangan anak usia dini di era digital. Jurnal Pendidikan Keluarga, 9(1), 75-86.
WHO. (2023). Guidelines on physical activity, sedentary behaviour and sleep for children under 5 years of age. Geneva: World Health Organization.
Wulandari, D. (2024). Peran kolaborasi orang tua dan guru dalam pembelajaran anak usia dini di era digital. Jurnal Pendidikan Anak, 12(1), 21-30.
https://doi.org/10.52166/mjpiaud.v2i2.6211
Yuliastuti, F., Rahmawati, N., & Putra, A. (2021). Hubungan penggunaan gadget dengan keterlambatan perkembangan anak usia 1-3 tahun di Bantul. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 6(2), 77.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Inspirasi Dunia: Jurnal Riset Pendidikan dan Bahasa

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







