Mediasi Credit Risk dalam Hubungan antara Board Independence dengan Financial Distress pada Sektor Perbankan

Authors

  • Sholikhul Ummah Universitas Singaperbangsa Karawang
  • Kosasih Kosasih Universitas Singaperbangsa Karawang
  • Tiar Lina Situngkir Universitas Singaperbangsa Karawang

DOI:

https://doi.org/10.58192/wawasan.v4i2.4398

Keywords:

Banking Sector, Board Independence, Corporate Governance, Credit Risk, Financial Distress

Abstract

This study examines the phenomenon of Financial Distress in the banking industry by considering two main dimensions, namely corporate governance and financial risk. Specifically, this research is designed to test the extent to which Board Independence contributes to Credit Risk, as well as how Credit Risk subsequently affects Financial Distress conditions. The methodology applied employs a quantitative method utilizing secondary data sourced from banking firms registered on the Indonesia Stock Exchange over the period 2020 to 2024. Sample determination was conducted by applying a purposive sampling technique, resulting in 25 companies with a total of 125 observation units. Hypothesis examination was performed through panel data regression analysis. The findings reveal that Board Independence has no significant impact on Credit Risk. In contrast, Credit Risk is demonstrated to exert a positive and statistically meaningful influence on Financial Distress. The implications of these findings suggest that financial pressure experienced by banks is more driven by high credit risk than by the effectiveness of internal corporate governance mechanisms.

References

Andrianto. (2020). Manajemen kredit.

Azizah, A. N. (2025). Pengaruh komisaris independen, dewan direksi dan kepemilikan manajerial terhadap profitabilitas perbankan dengan risiko kredit sebagai variabel intervening pada bank yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020–2024. Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Akuntansi Keuangan, 5(1). https://doi.org/10.55606/jebaku.v5i1

Beo, O. T., & Wulandari, I. (2024). Pengaruh financial distress pada perusahaan perbankan di Indonesia. Jurnal Akuntansi Unesa, 12(3), 272–282. https://doi.org/10.26740/akunesa

Brigham, E. F., & Houston, J. F. (2019). Fundamentals of financial institution management. Cengage Learning.

Buchdadi, A. D., Nguyen, X. T., Putra, F. R., & Dalimunthe, S. (2020). The effect of credit risk and capital adequacy on financial distress in rural banks. Accounting, 6(6), 967–974. https://doi.org/10.5267/j.ac.2020.7.023

Fauzan, M. J. N., & Situngkir, T. L. (2023). Pengaruh rasio likuiditas, solvabilitas dan profitabilitas terhadap financial distress pada perusahaan sub sektor perdagangan eceran (Bursa Efek Indonesia periode 2016–2020). El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam, 4(4), 928. https://doi.org/10.47467/elmal.v4i4.2311

Fitri, W. (2022). Pengaruh integritas perbankan syariah sebagai sektor keuangan dalam meningkatkan perekonomian Indonesia pada masa pandemi. Jurnal Komunikasi Hukum, 8(1), 746–758. https://doi.org/10.23887/jkh.v8i1.44409

Gai, A. M., Putri, A. N., Hamzah, Z. Z., & Sukriyah. (2024). Manajemen risiko keuangan.

Hariono, A. F., & Azizuddin, I. (2022). Analisis kinerja keuangan terhadap financial distress pada bank umum syariah di Indonesia periode 2016–2020. Jurnal Ekonomi Syariah Teori dan Terapan, 9(2), 273–285. https://doi.org/10.20473/vol9iss20222pp273-285

Jayanti, E. D., & Sartika, F. (2021). Pengaruh kecukupan modal dan penyaluran kredit terhadap profitabilitas dengan risiko kredit sebagai variabel moderasi. Akuntabel, 18(4), 713–721.

Noviyani, P., & Situngkir, T. L. (2023). Pengaruh rasio aktivitas terhadap harga saham pada perusahaan telekomunikasi di Bursa Efek Indonesia periode 2019–2022. Jurnal Akuntansi Kompetif, 2(1), 29–37. https://doi.org/10.35446/akuntansikompetif.v2i1.309

Nurcahyani, D. R., & Situngkir, T. L. (2021). Dampak rasio likuiditas, solvabilitas dan profitabilitas terhadap potensi kebangkrutan perusahaan. Jurnal Manajemen, 13(2), 324–331.

Otoritas Jasa Keuangan. (2024). Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 2 Tahun 2024 tentang penerapan tata kelola syariah bagi bank umum syariah dan unit usaha syariah. Otoritas Jasa Keuangan. https://ojk.go.id/id/regulasi/Pages/POJK-2-Tahun-2024-Penerapan-Tata-Kelola-Syariah-Bagi-Bank-Umum-Syariah-dan-Unit-Usaha-Syariah.aspx

Otoritas Jasa Keuangan. (2025). Statistik perbankan Indonesia. Otoritas Jasa Keuangan. https://ojk.go.id/id/kanal/perbankan/data-dan-statistik/statistik-perbankan-indonesia/default.aspx

Sadaa, A. M., Ganesan, Y., Yel, C. E., Alkhazaleh, Q., Alhamzah Alnoor, A. M., & Aldegis. (2023). Corporate governance as antecedents and financial distress as a consequence of credit risk: Evidence from Iraqi banks. Journal of Open Innovation: Technology, Market, and Complexity, 9, Article 100051. https://doi.org/10.1016/j.joitmc.2023.100051

Sari, I. P. (2021). Penerapan corporate governance terhadap kinerja perusahaan. Juripol, 4(1), 90–97. https://doi.org/10.33395/juripol.v4i1.10987

Sarjana, S., Nardo, R., Hartono, R., Siregar, Z. H., Irmal, Sohilauw, M. I., Wahyuni, S., Rasyid, A., Djaha, Z. A., & Badrianto, Y. (2022). Manajemen risiko.

Situngkir, T. L. (2024). Effect of free cash flow and stock trading volume moderated diversification of business toward stock yield. Sentralisasi, 14(1), 202–219. https://doi.org/10.33506/sl.v14i1.3453

Situngkir, T. L., Aprilia, D. A. D., Rahman, F. N., Komala, N. L., Hidayat, R., & Zidane, R. (2022). Analisis rasio keuangan untuk memprediksi pertumbuhan laba perusahaan PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk periode 2017–2022. Jurnal Bina Akuntansi, 10(1), 1–19. https://doi.org/10.52859/jba.v10i1.338

Sudarmanto, E., Susanti, E., Revida, E., Pelu, M. F. A., Purba, S., Purba, A. B., Silalahi, M., Sipayung, M. A. P. D., & Krisnawati, A. (2021). Good corporate governance.

Wiguna, U. A., Wijaya, D. D., Leon, F. M., & Lestari, H. S. (2025). Faktor penentu risiko kredit perbankan di Indonesia. Syntax Literate, 10(5), 13–34. https://doi.org/10.36418/syntax-literate.v10i5.58753

Yuniarto, M. A., & ’Aini, S. S. Q. (2025). Analisis non-performing financing (NPF) sebagai indikator risiko kredit pada PT BPR Syariah Meru Nusantara Mandiri. Jurnal Akuntansi Edukasi Nusantara ICMA, 55–66. https://doi.org/10.61754/jadura.v3i1.139

Downloads

Published

2026-04-30

How to Cite

Sholikhul Ummah, Kosasih Kosasih, & Tiar Lina Situngkir. (2026). Mediasi Credit Risk dalam Hubungan antara Board Independence dengan Financial Distress pada Sektor Perbankan . Wawasan : Jurnal Ilmu Manajemen, Ekonomi Dan Kewirausahaan, 4(2), 450–464. https://doi.org/10.58192/wawasan.v4i2.4398